Wednesday, September 26, 2012

Daftar Istilah Fotografi: A - D

daftar istilah fotografi
Daftar Istilah atau Glossary atau Glosarium dalam Fotografi ini dibuat berdasarkan abjad yang dibagi menjadi 4 (empat) page atau laman, yaitu:  A - D  |  E - K  |  L - R  |  S - Z.

Tentunya perbendaharaan istilah dalam Glosarium ini  masih sangat minim, namun akan terus saya perbaharui. Kami sangat berterima kasih jika ada tambahan istilah lain dari para pembaca Pehobi Fotografi. Silahkan tambahkan pada ruang Komentar untuk istilah lain yang belum ada atau perbaikan penjelasan untuk istilah yang sudah ada. Semoga bemanfaat.

A
  • AF - Singkatan dari Auto Focus, istilah ini berhubungan dengan Lensa, yaitu cara kerja lensa yang secara otomatis menentukan jarak (fokus) melalui kamera.
  • AF-D - Auto Focus with Distance Information, istilah ini biasanya digunakan pada lensa Nikon. Artinya lensa mampu mengirim jarrak (Distance) antara objek foto dan lensa ke kamera yang akan dipakai oleh kamera untu menentukan metering.
  • AF-S - Auto Focus dengan Silent Wave Motor, istilah ini biasanya digunakan pada lensa Nikon. Lensa AF-S memiliki motor didalamnya sehingga bisa bekerja dengan semua jenis kamera DSLR Nikon yang tidak memilik motor sendiri (antara lain kamera Nikon tipe: D40, D60, D3000, D3100, D5000). - Lihat juga keterangan Silent Wave Motor.
  • Ambient Light - yaitu pencahayaan dari seluruh ruang atau lingkungan sekitar objek foto. Secara teknis ambient light artinya total sinar yang datang dari semua arah, bisa berupa lampu atau sinar matahari.
  • Angle of View - yaitu sudut pengambilan gambar, merupakan salah satu teknik dasar fotografi. Setiap sudut pengambilan yang berbeda akan memberikan kesan yang berbeda pula pada hasil bidikan foto.
  • Aperture - yaitu seberapa besar ukuran lensa terbuka saat pengambilan foto. Sering disebut juga bukaan lensa atau diafragma. Bukaan ini dinyatakan dalam satuan f-stop (contoh f/5.6), semakin kecil angka f-stop berarti semakin besar lubang lensa terbuka (dan semakin banyak volume cahaya yang masuk) serta sebaliknya, semakin besar angka f-stop semakin kecil lubang terbuka.
  • Aperture Priority - yaitu pengaturan mode semi otomatis pada kamera yang memprioritaskan pengaturan aperture/diafragma secara manual sesuai keinginan kita, kemudian secara otomatis kamera akan menentukan besaran shutter speed atau kecepatan rana. - Lihat juga keterangan Aperture dan Shutter Speed.
  • Artificial Light - Cahaya buatan manusia yang digunakan dalam pemotretan, seperti flash atau lampu kilat, api dan lain-lain. - Lihat juga keterangan Flash dan Strobist.
  • ASA - singkatan dari American Standard Association, digunakan untuk menentukan kepekaan sensor film pada kamera terhadap cahaya. Pengertiannya sama dengan ISO pada kamera Digital (DSLR). -Lihat juga keterangan ISO.
  • Aspherical Lens - Lensa khusus untuk mengurangi distorsi dan penyimpangan warna, istilah ini biasanya digunakan untuk lensa Nikon.
B
  • Barn Doors -  Salah satu peralatan lighting atau Strobist, befungsi untuk menyekat atau menghalangi arah cahaya lampu agar tidak jatuh ke bidang yang tidak diinginkan. Bentuknya seperti daun pintu (barn door) yang berada di kiri-kanan dan atas-bawah standar reflektor.
  • Battery Grip - disebut juga dengan Vertical Grip, merupakan alat tambahan yang dipasang di bawah kamera. Dapat berfungsi sebagai baterai tambahan dan juga untuk memudahkan pemotretan dengan orientasi vertikal atau portrait.
  • Bayonet - Sistem dudukan lensa yang hanya memerlukan putaran kurang dari 90 derajat untuk penggantian lensa. Istilah ini biasanya digunakan pada lensa Nikon.
  • Blur - Lihat keterangan Bokeh.
  • Bokeh - berasal dari bahasa Jepang yang artinya "menjadi kabur". Foto bokeh adalah karakteristik foto yang menonjolkan objek utamanya dengan sangat tajam dan latar belakang atau depan sangat kabur atau blur. Sifat blur inilah yang disebut dengan Bokeh.
  • Bracketing - atau lebih dikenal dengan Auto Exposure Bracketing, yaitu pengaturan untuk pengambilan beberapa foto sekaligus dengan tingkat exposure yang berbeda. teknik ini biasanya digunakan pada kondisi cahaya yang cukup rumit. - Lihat juga artikel mengenai Bracketing.
  • Bulb - salah satu mode slow speed dalam kamera DSLR. Berfungsi untuk mengatur shutter speed atau kecepatan rana sesuai keinginan kita agar lebih lambat dari kecepatan yang sudah disetel di kamera (biasanya paling lambat 30 sec). - Lihat juga artikel foto slow speed.
  • Bounce Card - disebut juga dengan Reflector Card. Digunakan dalam teknik bounce flash, yaitu menggunakan semacam lembaran persegi panjang (card) yang diletakkan menjorok ke atas pada sisi kanan, kiri atau belakang flash, sehingga menyebarkan hanya sebagian cahaya hasil dari pantulan sinar terhadap card tersebut.
  • Bounce Flash - Bounce Flash (lampu kilat pantul) adalah teknik pencahayaan lampu kilat atau flash secara tidak langsung (indirect flash) untuk mendapatkan hasil cahaya yang lunak, menyebar/merata dan natural. Singkatnya, teknik ini dilakukan dengan mengarahkan lampu kilat ke atas langi-langit (atau kesamping pada dinding) atau menggunakan bounce card untuk memantulkan cahaya lampu kilat menuju onjek.  
C
  • Cable Release - Kabel rilis yaitu suatu mekanisme yang melekat pada kamera umumnya yang berada di atas tripod. Kabel rilis terdiri dari kabel yang membentang dari kamera dan memiliki pemicu tombol pada ujung kabel tersebut, yang memungkinkan fotografer untuk mengambil foto dari jarak jauh.
  • Candid Photography - Candid fotografi adalah salah satu tema dalam aliran atau jenis fotografi dimana objek foto dipotret secara diam-diam atau secala alami tanpa arahan gaya secara khusus dari fotografer. Biasanya momen candid foto ini adalah pada acara keluarga, pernikahan atau even-even tertentu. Menurut saya hampir sama dengan foto jurnalistik. - Lihat juga keterangan Foto Jurnalistik.
  • CCD - singkatan dari Charge-Coupled Device atau Piranti muatan-berpasangan, yaitu sebuah sensor untuk merekam gambar, terdiri dari sirkuit terintegrasi. CCD digunakan dalam fotografi digital dan fotometri astronomi. - Lihat juga artikel tentang kamera DSLR.
  • Chromatic Aberration - Isitilah ini digunakan  untuk fitur suatu lensa tehadap foto yang dihasilkannya, yaitu berupa bayangan tipis (halo) berwarna ungu, hijau, atau merah yang mengelilingi batas sebuah objek foto, hal ini akan sangat jelas terlihat saat foto diperbesat di komputer.
D
  • Depth of Field, DOF - yaitu ukuran seberapa lebar bidang fokus dalam foto. Depth of Field (DOF) yang lebar berarti sebagian besar objek foto (yang terdekat dari kamera sampai objek terjauh) akan terlihat tajam dan fokus. Sementara DOF yang sempit (shallow) berarti hanya bagian objek pada titik tertentu saja yang tajam sementara sisanya akan blur atau tidak fokus. - Lihat juga keterangan Bokeh.
  • Diafragma - Lihat keterangan Aperture.
  • DSLR - singkatan dari Digital Single-Lens Reflex atau Kamera Digital Refleksi Tunggal, yaitu kamera yang menggunakan sistem jajaran lensa jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya menuju ke dua tempat, Focal Plane dan Viewfinder. Sistem tersebutlah yang memungkinkan fotografrer untuk dapat melihat objek melalui kamera yang sama persis seperti hasil fotonya wysiwyg "what you see is what you get". Sebagai media dan sensor penangkap gambar kamera DSLR menggunakan CCD dan CMOS. - Lihat juga Focal Plane, Viewfinder, CCD, CMOS dan artikel mengenai kamera DSLR.

Lihat juga istilah lain berdasarkan kelompok abjadA - D  |  E - K  |  L - R  |  S - Z

Kami sangat berterima kasih jika ada tambahan istilah lain dari para pembaca Pehobi Fotografi. Silahkan tambahkan pada ruang Komentar untuk istilah lain yang belum ada atau perbaikan penjelasan untuk istilah yang sudah ada. Semoga bemanfaat.
Source: dari berbagi sumber

No comments:

Post a Comment