Friday, May 17, 2013

Apa Itu Flash Sync Speed dan Shutter Speed

Sebelum memahami Flash Sync Speed dan men-setting kamera digital / kamera dslr, yuk kita pahami lagi apa itu Shutter Speed (kecepatan rana) seperti penjelasan pada artikel sebelumnya Konsep Exposure (1): Elemen-Elemen yang Mengatur Exposure:

Kecepatan rana (shutter speed) menunjukkan berapa lama terbuka-nya "tirai" yang menutupi masuknya cahaya melalui lensa ke sensor, kemudian menutup kembali. Semakin cepat shutter speed, maka semakin cepat “tirai” membuka-tutup dan semakin cepat (sedikit) sensor menerima cahaya, dan sebaliknya.

   
Di lain sisi  --mengenai flash eksternal atau off-shoe pada teknis strobist--  ada keterbatasan waktu (durasi) saat flash memancarkan cahaya dan kemudian hilang. Jika shutter speed lebih cepat dari durasi pancaran sinar flash, maka dapat dipastikan hanya sebagian cahaya yang dapat terekam sensor kamera (kamera digital / kamera dslr)dan hasil foto akan telihat hitam sebagian. Agar sensor menerima pancaran cahaya flash dengan sempurna maka harus disinkronisasikan antara shutter speed dan pancaran cahaya flash.

Maka dengan kata lain Kecepatan sinkronisasi flash (flash sync speed) adalah batas maksimum shutter speed (kecepatan rana) saat penggunakan flash (sesuai dengan durasi pancaran cahaya flash).
                                                
sinkronisasi flash speed dan shutter speed

Nilai atau batas maksimum shutter speed (flash sync speed) tergantung dari merk kamera digital / kamera dslr, umumnya berkisar antara 1/125 sampai dengan 1/500. (//pf)